Presiden: Gunakan dan Bangga Produk Dalam Negeri

Umum
  Anindita Kusumastuti   30 views

Keterangan Gambar: Presiden: Gunakan dan Bangga Produk Dalam Negeri

Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) Percepatan Implementasi Kebijakan Afirmasi Pemanfaatan dan Penggunaan Produk Dalam Negeri secara vitual yang bertempat di Ruang Gajah, Pendopo Jenar, Selasa (24/5/2022).

Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ripto Susilo, Inspektur Temanggung, Eko Suprapto, Kepala Dinkopdag Temanggung, Entargo Yutri W, Kepala Dinperinaker, Agus Aarwono, Kabag PBJ, dan Kabag Pembangunan hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, APBN, APBD, dan anggaran BUMN betul-betul harus di gunakan dengan tepat, supaya pemanfaatannya fokus pada titik yang dituju.

“Seperti yang saya sampaikan di Bali, karena ini uang rakyat, ya jangan kita belikan barang-barang impor, keliru besar sekali kita kalau melakukan itu. Sehingga muncul bangga buatan Indonesia ini,” tegas Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Presiden meminta kepada Gubernur, Bupati, Walikota, dan Sekretariat Daerah untuk segera memasukkan Produk Produk Unggulan dan Produk Produk Lokal ke E-katalog lokal.

“Saya minta kepala daerah dan Sekda ini segera dilakukan. Produk-produk unggulan dan produk-produk lokal ke E-katalog lokal segera masuk E-katalog lokal,” tegasnya.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan asosiasi pengusaha lainnya untuk mendorong para pengusaha lokal agar menghasilkan produk yang berkualitas dengan desain dan kemasan yang menarik serta branding yang bagus.

“Semakin banyak produk-produk lokal, produk-produk unggulan daerah itu semuanya masuk ke E-katalog. Itu akan mentrigger ekonomi daerah, dan itu saya pastikan membuka lapangan kerja yang banyak di daerah tanpa kita sadari,” tandas Presiden Jokowi. (Wll;Ekp)

TAG:

SHARE:

Copyright © 2022 Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.