Bupati Agus Setyawan Dukung Peningkatan Kualitas dan Menu MBG
Ket [Foto]:

Bupati Agus Setyawan Dukung Peningkatan Kualitas dan Menu MBG

Temanggung – Suasana di Aula Ki Hajar Dewantara, Kamis (9/4/2026), tampak sedikit berbeda dari biasanya. Aula yang berlokasi di kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Temanggung itu tengah menjadi saksi pelantikan para kepala sekolah. Namun, di balik seremonial tersebut, Bupati Agus Setyawan membawa sebuah pesan khusus bagi para pendidik.

Dalam arahannya, orang nomor satu di Temanggung ini menyelipkan sebuah pesan tak biasa. Bukan soal kurikulum, urusan administrasi, atau pun adaptasi tentang tugas kepala sekolah baru. Melainkan soal apa yang tersaji di dalam kotak makan siang siswa melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

"Selamat menduduki posisi (kepala sekolah_red) baru. Saya mohon bapak dan ibu guru, serta kepala sekolah juga melakukan pengecekan harian terhadap program MBG," ujar Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong ini saat melantik satu orang kepala SMP dan 18 orang kepala SD di Kabupaten Temanggung.

Datang ke pelantikan dengan mengendarai sepeda motor, Agus menekankan, bahwa pengawasan harus difokuskan pada dua hal utama, yakni kandungan gizi dan volume makanan yang disajikan. Tujuannya memastikan sinergi antara pihak sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) tetap berjalan harmonis.

Ajakan bupati yang identik mengenakan ikat kepala ini tentu memiliki pijakan hukum yang kuat. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 115 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2025, kepala daerah memang memiliki peran untuk memantau tata kelola program MBG di wilayahnya secara fundamental.

Tak lupa, ia mengimbau pihak sekolah agar tidak ragu melaporkan temuan di lapangan kepada Dindikpora, jika mendapati kualitas dan menu MBG yang disajikan di bawah standar. Sehingga setiap rupiah dari APBN benar-benar menjelma menjadi gizi yang layak dikonsumsi anak-anak Temanggung.

"Tidak usah takut melapor kepada pak Kepala Dindikpora. Jangan sampai anak-anak kita dirugikan. Karena kita memiliki tanggung jawab yang sama mengawal, serta mendukung kualitas dan menu MBG yang dibiayai negara ini," pungkas Agus Gondrong. (Ary;Chy;Istw;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook