Ket [Foto]:
Investasi Triwulan I 2026 Capai Rp 625 Miliar, Optimis Target Tercapai
Temanggung - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung mencatat realisasi investasi di Kabupaten Temanggung hingga triwulan pertama tahun 2026 mencapai Rp 625 miliar dari target tahunan sebesar Rp 2,15 triliun.
Kepala DPMPTSP Temanggung Agus Munadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Temanggung optimistis capaian terus meningkat seiring upaya percepatan pelayanan perizinan dan pendampingan kepada pelaku usaha.
Ia mengatakan, pihaknya terus mendorong peningkatan investasi melalui kemudahan layanan perizinan, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga pelayanan jemput bola ke masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai triwulan pertama ini sudah masuk Rp 625 miliar. Kami terus mendorong teman-teman untuk memasukkan target investasi itu melalui pelayanan perizinan, NIB, dan layanan lainnya,” ujarnya, saat ditemui Senin (18/5/2026).
Menurutnya, kontribusi terbesar investasi saat ini berasal dari sektor UMKM yang dinilai terus tumbuh dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat secara riil.
“Lebih banyak dari sektor UMKM. Pertumbuhan usaha masyarakat cukup bergerak sampai bulan-bulan ini,” katanya.
Selain UMKM, Pemkab Temanggung juga tengah menyiapkan masuknya investasi perusahaan besar di sektor garmen. Saat ini perusahaan tersebut sudah memasuki tahap penyiapan lahan dan dalam waktu dekat akan mengurus perizinan.
“Kalau nanti bisa terealisasi, tentu akan menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.
Untuk mempercepat investasi, dinas terkait juga melakukan pelayanan langsung ke masyarakat, termasuk menyasar kelompok UMKM binaan PKK melalui layanan jemput bola agar proses perizinan lebih mudah dan cepat.
Agus Munadi mengemukakan, pada periode Januari hingga April 2026, investasi di Kabupaten Temanggung menunjukkan dominasi dari PMDN dibandingkan PMA. Pada bulan Januari, tidak ada investasi asing yang tercatat, sementara investasi domestik mencapai 1.328 proyek dengan nilai Rp 215,88 miliar dan menyerap 2.518 tenaga kerja. Memasuki Februari, investasi asing mulai masuk dengan 2 proyek senilai Rp 69,27 miliar, disertai 1.076 proyek PMDN senilai Rp 166,53 miliar. Total investasi bulan itu mencapai Rp 235,81 miliar dengan 2.274 tenaga kerja.
Pada Maret, investasi asing bertambah menjadi 3 proyek dengan nilai Rp 15,61 miliar, sedangkan PMDN mencatat 675 proyek senilai Rp 76,74 miliar. Total investasi bulan tersebut Rp 92,36 miliar dengan 1.319 tenaga kerja. Sementara itu, April kembali tidak mencatat investasi asing, tetapi PMDN tetap aktif dengan 761 proyek senilai Rp 82,89 miliar dan menyerap 2.067 tenaga kerja. Dari Mei hingga Desember, belum ada data investasi yang tercatat.
Secara keseluruhan, hingga April 2026, Kabupaten Temanggung menerima total investasi sebesar Rp 626,94 miliar dari 3.845 proyek. Dari jumlah tersebut, PMA berkontribusi 5 proyek dengan nilai Rp 84,89 miliar, sedangkan PMDN mendominasi dengan 3.840 proyek senilai Rp 542,06 miliar. Total tenaga kerja yang terserap mencapai 8.178 orang, menunjukkan peran besar investasi domestik dalam mendukung perekonomian daerah. (Aiz;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook