Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DKPPP Adakan Pemeriksaan di Pasar Ngadirejo
Ket [Foto]:

Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DKPPP Adakan Pemeriksaan di Pasar Ngadirejo

Temanggung - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Pasar Hewan Ngadirejo, menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Selasa (19/5/2026). 

Ketua Tim Pemeriksa, drh. Liana Nurul Wahyuningtyas mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ternak yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.

"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengecekan mulut, mata, kulit, anggota gerak hingga suhu tubuh ternak menggunakan termometer," katanya.

Dikemukakan, langkah tersebut bertujuan mengendalikan penyebaran penyakit hewan menular, sekaligus melakukan pengawasan terhadap ternak yang akan dijadikan hewan kurban.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan ternak yang diperjualbelikan sehat, sehingga nantinya menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal untuk dikonsumsi masyarakat,” lanjutnya. 

drh. Liana mengemukakan, dari hasil pemeriksaan sementara, ternak yang diperiksa di Pasar Hewan Ngadirejo dinyatakan dalam kondisi baik dan aman untuk diperjualbelikan.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan vitamin guna menjaga kondisi tubuh ternak tetap prima. Petugas turut membagikan obat cacing untuk mengendalikan parasit dalam tubuh hewan agar saat proses penyembelihan nanti kondisi ternak lebih sehat dan aman dikonsumsi.

DKPPP mengimbau, para peternak dan pedagang untuk terus menjaga kebersihan kandang, serta rutin memeriksakan kesehatan hewan guna mencegah penyebaran penyakit menjelang puncak penjualan hewan kurban.

Seorang peternak, Thoha mengatakan, harga ternak mengalami kenaikan. Meski demikian, minat masyarakat untuk membeli hewan kurban tetap tinggi.

“Ya, ada peningkatan. Menjelang Iduladha seperti ini memang ramai sekali,” ujar Thoha. 

Ia menuturkan, pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari warga perorangan, panitia kurban masjid, hingga kelompok masyarakat yang membeli secara bersama-sama.

Disampaikan, ramainya pembeli juga dipengaruhi kondisi ternak yang dinilai sehat setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan.

"Harga ternak naik, harga kambing naik sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu dan sapi berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta sesuai dengan kualitas," tuturnya. 

Ia berharap, kondisi pasar tetap stabil hingga mendekati hari penyembelihan, sehingga penjualan hewan kurban dapat terus meningkat dan memberi keuntungan bagi peternak, maupun pedagang lokal. (Aiz;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook