Ket [Foto]:
Momentum Iduladha, Bupati Agus Setyawan Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Temanggung - Bupati Agus Setyawan menegaskan, bahwa momentum Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga semangat gotong royong, keikhlasan, serta rela berkorban dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Agus Setyawan saat melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Darul Falah, Dusun Sarangan, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/5/2026).
Menurut bupati yang akrab disapa Agus Gondrong itu, nilai pengorbanan dalam Iduladha harus diwujudkan dalam kepedulian sosial dan semangat saling membantu antar sesama.
“Maka, kita perlu saling mengingatkan, kalau ada sedulur, konco, atau tetangga yang kesusahan, juga bergantian untuk saling tolong-menolong,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan warga Dusun Sarangan yang mampu membangun Masjid Darul Falah secara mandiri melalui swadaya masyarakat. Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, masjid tersebut sudah digunakan untuk pelaksanaan salat Iduladha.
Berdasarkan laporan panitia pembangunan, warga dari 135 Kepala Keluarga (KK) di dusun lereng Gunung Prau tersebut menabung selama lima tahun hingga terkumpul modal awal sebesar Rp 1,7 miliar. Hingga saat ini, pembangunan masjid telah menelan biaya sekitar Rp 4,3 miliar.
Agus menilai, semangat gotong royong warga menjadi contoh nyata keikhlasan umat dalam membangun rumah ibadah.
“Ini salah satu bentuk keikhlasan dan ketaatan umat muslim dalam membangun ‘dalane’ Allah SWT. Tapi kalau sudah jadi, ya harus dimakmurkan masjidnya,” katanya.
Ia berharap, semangat kebersamaan yang telah terbangun dalam proses pembangunan masjid dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Usai menunaikan salat Iduladha, Bupati Agus Setyawan didampingi istrinya, Panca Dewi, secara simbolis menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada panitia kurban Dusun Sarangan.
Sapi kurban berjenis Simental hasil peternak lokal asal Desa Bumiayu, Kecamatan Selopampang tersebut diberi nama “Diego”. Sapi dengan usia 27 bulan itu memiliki bobot mencapai 1 ton 20 kilogram dan menarik perhatian warga, karena ukurannya yang besar. (Adt;Istw;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook