Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi, Bahan Pokok di Pasar Kliwon Stabil
Ket [Foto]:

Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi, Bahan Pokok di Pasar Kliwon Stabil

Temanggung – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kliwon Temanggung terpantau stabil pada Kamis (4/6/2026). Tidak terdapat perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya pada seluruh komoditas yang dipantau.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung, Pontjo Marbagyo, mengatakan cabai dan bawang masih menjadi komoditas dengan harga relatif tinggi.

Cabai rawit merah tercatat Rp 71.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 60.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 57.000 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp 53.000 per kilogram. Sementara, harga bawang merah berada di kisaran Rp 49.333 per kilogram.

Menurut Pontjo, harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil. Beras medium IR 64 dijual Rp 13.500 per kilogram, beras premium Rp 14.800 per kilogram, dan beras SPHP Bulog Rp 12.500 per kilogram.
 
Harga gula pasir curah tercatat Rp 17.500 per kilogram, sedangkan gula pasir kemasan Rp 17.750 per kilogram. Untuk minyak goreng, Minyakita dijual Rp 15.700 per liter, sementara minyak goreng curah, maupun kemasan premium masing-masing Rp 21.000 per liter.

Pada komoditas protein hewani, daging ayam ras karkas diperdagangkan Rp 37.000 per kilogram dan telur ayam ras Rp 26.000 per kilogram. Harga daging sapi paha belakang mencapai Rp 145.000 per kilogram, paha depan Rp 140.000 per kilogram, sedangkan sandung lamur dan tetelan masing-masing Rp 87.500 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas sayuran dan buah-buahan masih berada pada kisaran terjangkau. Tomat dijual Rp 11.000 per kilogram, kentang Rp 14.500 per kilogram, sawi hijau Rp 7.300 per kilogram, kangkung Rp 6.300 per kilogram, dan jeruk lokal Rp 15.000 per kilogram.

Pontjo mengatakan, kondisi harga bahan pokok pada awal Juni 2026 masih terkendali dan belum menunjukkan gejolak berarti. Seluruh komoditas yang dipantau belum mengalami kenaikan, maupun penurunan harga.

Warga Temanggung, Mustofa (36), mengaku harga kebutuhan pokok dalam beberapa hari terakhir relatif stabil. Namun ia berharap tidak terjadi kenaikan harga pada waktu mendatang.

“Semoga harga kebutuhan pokok tetap stabil, sehingga tidak memberatkan masyarakat,” harapnya.

Kekhawatiran muncul dari kalangan pedagang. Mereka menilai kenaikan harga dapat menekan daya beli masyarakat dan berdampak pada omzet penjualan.

“Harga sejumlah kebutuhan sempat naik dalam beberapa waktu terakhir. Daya beli masyarakat mulai menurun, sehingga omzet penjualan ikut berkurang,” kata Ana (43), seorang pedagang. (Aiz;Nin;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook