DAK Rp 19 Miliar untuk Tingkatkan Ruas Jalan Ketahanan Pangan
Ket [Foto]:

DAK Rp 19 Miliar untuk Tingkatkan Ruas Jalan Ketahanan Pangan

Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung memperoleh alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026 sebesar Rp 19 miliar untuk peningkatan infrastruktur jalan dengan tema ketahanan pangan.

Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung, Hendy Wahyu Noerhidayat, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk menangani lima ruas jalan yang berada di kawasan sentra pertanian.

Lima ruas yang akan dikerjakan meliputi Jalan Parakan-Bansari, Caturanom-Watu Kumpul, Jalan Watu Kumpul-Medari, Ngadirejo-Bantir, dan ruas Jalan Karangtejo-Kundisari. Seluruh paket pekerjaan telah memasuki tahap kontrak sejak 18 Juni 2026.

"Total pagu DAK sebesar Rp 19 miliar. Setelah proses pengadaan, nilai kontrak pekerjaan sekitar Rp 16 miliar, sehingga terdapat efisiensi anggaran sekitar Rp 3 miliar," ujar Hendy, di sela-sela peletakkan batu pertama proyek jalan di Desa Purbosari, Kecamatan Bansari, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, masa pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 150 hari kalender. Dengan jadwal tersebut, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada awal November 2026.

Secara keseluruhan, penanganan jalan mencapai sekitar 11,6 kilometer. Selain perbaikan konstruksi jalan, proyek juga mencakup pelebaran badan jalan.

"Rata-rata lebar jalan eksisting hanya sekitar tiga meter. Nantinya akan diperlebar menjadi empat meter dan dilengkapi perkerasan bahu jalan di sisi kanan dan kiri," lanjutnya.

Hendy menjelaskan, penetapan tema ketahanan pangan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam penyaluran DAK fisik. Setiap daerah memperoleh tema yang berbeda, seperti ketahanan pangan, kawasan industri, maupun pariwisata.

Untuk Temanggung, lanjutnya, tema ketahanan pangan diberikan, karena sejumlah wilayah memiliki produktivitas padi yang tinggi.

Penilaian tersebut menjadi salah satu syarat utama dalam penentuan alokasi DAK.

"Wilayah Bansari, Parakan, Ngadirejo, dan Kedu masuk kategori daerah dengan produktivitas padi yang tinggi. Itu yang menjadi dasar Temanggung memperoleh DAK dengan tema ketahanan pangan," pungkasnya. (Aiz;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook