Ket [Foto]:
Buka Kelas Khusus Olahraga, Bupati Agus Setyawan: Ikhtiar Menjaring Atlet Usia Dini
Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung resmi meluncurkan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 2 Temanggung. Program pendidikan ini digulirkan sebagai ikhtiar pemerintah daerah dalam menjaring dan membina talenta atlet sejak usia dini tanpa mengesampingkan sisi akademik mereka.
Peluncuran program ditandai dengan laga eksebisi antara skuad Persitema U-13 melawan Persitema Legend di Stadion Bhumi Phala, Temanggung, Kamis (16/7/2026). Menariknya, Bupati Agus Setyawan ikut merumput memperkuat tim Persitema Legend guna memberikan motivasi langsung kepada para atlet muda.
Bupati mengatakan, KKO merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan pendidikan formal dengan manajemen talenta olahraga sejak dini.
"Kelas Khusus Olahraga ini kita buka untuk menjaring, mewadahi, dan membina atlet-atlet muda kita agar bisa berprestasi lebih tinggi. Harapannya ke depan bisa melahirkan atlet dari Temanggung yang mewarnai kancah nasional hingga internasional," jelas Agus usai pertandingan.
Untuk tahun ajaran 2026 yang merupakan angkatan pertama ini, KKO memiliki kuota terbatas sebanyak 32 siswa dalam satu rombongan belajar. Program pembinaan berlangsung di SMP Negeri 2 Temanggung ini sementara waktu difokuskan pada dua cabang olahraga, yakni sepak bola dan bola voli putra-putri. Namun begitu, Pemkab Temanggung akan melakukan evaluasi berkala terhadap jalannya program ini pada tahun pertama.
"Kalau memang kajian ke depan positif, InsyaAllah tahun depan akan kita buka untuk cabang olahraga yang lain. Karena Kelas Khusus Olahraga Ini adalah momentum kita bersama untuk berikhtiar melahirkan atlet muda berbakat dari Kabupaten Temanggung," tambah Agus.
Kehadiran kelas khusus ini disambut positif oleh para orang tua murid. Program ini dinilai menjadi jawaban atas kekhawatiran klasik mengenai penurunan nilai akademik anak akibat fokus berlatih olahraga. Melalui KKO, kurikulum didesain adaptif, sehingga siswa dapat bersiap menghadapi ajang seperti Piala Soeratin tanpa harus mengabaikan pelajaran sekolah.
Yulianto, salah satu wali murid yang berprofesi sebagai tukang cukur rambut, mengaku langsung mendaftarkan anaknya, Maheswara Fatih Juliant, begitu informasi pembukaan KKO diumumkan. Fatih yang sebelumnya bergabung di SSB Indonesia Muda Parakan kini resmi menjadi siswa KKO tersebut.
"Kami sebagai wali murid sangat mendukung program KKO ini, karena bisa menjadi wadah prestasi anak, sekaligus menyeimbangkan dengan sisi akademik. Apalagi anak saya juga merasa bahagia bisa tergabung dalam Persitema junior," ujar Yulianto. (Adt;Istw;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook