Bupati Agus Setyawan Dukung Model Estafet Lingkungan SMK Mipha Parakan
Ket [Foto]:

Bupati Agus Setyawan Dukung Model Estafet Lingkungan SMK Mipha Parakan

Temanggung – Bupati Agus Setyawan, mengapresiasi aksi penanaman seribu pohon yang digelar oleh para siswa SMK Bhumi Phala (Mipha) Parakan. Terlebih, gerakan penghijauan melalui sistem estafet tersebut mampu menghubungkan ikatan kepedulian antara alumni, murid baru, hingga kelompok tani di lereng gunung.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Mipha di kawasan wisata Embung Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jumat (17/7/2026). Melalui sistem estafet kebaikan ini, bibit tanaman yang ditanam oleh para murid baru merupakan hasil sumbangan mandiri dari siswa kelas 3 yang baru saja dinyatakan lulus sekolah.

"Sebelum acara ini, sudah di-create dari sekolah, bahwa anak kelas 3 yang lulus itu harus menyiapkan satu pohon, satu bibit pohon. Yang mana satu bibit pohon ini yang hari ini kita bagikan ke para kelompok tani di Desa Bansari," kata Bupati Agus di sela-sela kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap, gerakan kepedulian lingkungan hidup terstruktur berbasis sekolah seperti ini bisa bergulir lebih luas lagi di kalangan pelajar. Menurutnya, mengenalkan pentingnya menjaga alam harus dimulai sejak dini agar generasi muda terbiasa hidup di lingkungan yang terawat dengan baik.

"Ya, yang jelas kampanye kita dalam rangka terus merawat lingkungan, Alhamdulillah sudah direspons positif oleh banyak institusi, salah satunya adalah institusi pendidikan di SMK Mipha Parakan," imbuh Agus seraya memberikan acungan jempol.

Sementara itu, Kepala SMK Bhumi Phala Parakan, Slamet Purwanto, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS bertajuk "Kamalibrasi 2026: Tanggap, Tangguh, Tanggon" ini sengaja dirancang di alam terbuka agar para murid baru dapat langsung belajar beradaptasi dengan cepat dan dinamis di lapangan.

"Kegiatan MPLS ini sengaja kami laksanakan di area Embung Bansari untuk menumbuhkan karakter yang lebih peduli terhadap kondisi alam dan lingkungan sekitar. Lewat semangat 'Tanggap, Tangguh, dan Tanggon', kami juga ingin mengajak para siswa mengenal lebih dekat potensi wisata, serta keunggulan yang ada di Kabupaten Temanggung," pungkas Slamet. (Adt;Istw;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook