Lepas Kontingen POPDA Jateng, Agus Gondrong Upayakan Fasilitasi Seluruh Atlet Temanggung
Ket [Foto]:

Lepas Kontingen POPDA Jateng, Agus Gondrong Upayakan Fasilitasi Seluruh Atlet Temanggung

Temanggung - Bupati Agus Setyawan melepas sebanyak 237 kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Temanggung yang akan berlaga di tingkat Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Ia mengapresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, hingga orang tua yang telah berjuang sampai titik ini.

Kendati ada keterbatasan anggaran daerah, namun ia berupaya akan memfasilitasi para atlet, termasuk yang berangkat mandiri. 

"Sebetulnya, seleksi di tingkat kabupaten kan sudah. Akan tetapi, karena ada inisiatif orang tuanya yang tetap mau mengirimkan di beberapa cabor yang sebetulnya di anggaran tidak ada ya kita usahakan, bagaimana caranya semuanya terfasilitasi. InsyaAllah akan kita fasilitasi semuanya, sumbernya nanti saya mencari sumber yang betul-betul tidak menyalahi aturan," ujarnya usai pemberangkatan atlet POPDA di Pendopo Pengayoman, Selasa (1/9/2026). 

Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong ini pun menyadari, bahwa untuk membentuk seorang atlet berprestasi, tentu tidak bisa dilepaskan dari peran serta orang tua. Sebelum ikut lomba tentu mereka telah berjuang keras dengan persiapan luar biasa, namun sayangnya ruang fiskal Pemerintah Daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja pasca pemangkasan anggaran keuangan dari Pemerintah Pusat. Bahkan untuk penambahan tali asih bagi atlet berprestasi Bupati akan merogoh kocek sendiri. 

"Mereka tidak hanya berjuang di lomba, pastinya sebelumnya persiapannya juga sudah luar biasa. Maka, sebagai penghargaan rasa terimakasih kepada para atlet yang memperoleh medali emas, perak, perunggu, untuk tali asihnya akan kita tingkatkan dari tahun-tahun lalu. Tali asih nanti penambahan dari pribadi saya, ayo tetap semangat, adanya keterbatasan jangan dijadikan hambatan untuk berprestasi lebih tinggi," tandasnya.  

Kabupaten Temanggung sendiri mengirim sebanyak 237 kontingen dengan rincian 191 atlet yang terdiri dari siswa SD 60 anak, 61 siswa SMP, dan 70 siswa SMA, didampingi 46 pelatih dan official. Mereka akan bertanding dalam 19 cabang olahraga, seperti renang (21 atlet), atletik (14 atlet), menembak (6 atlet), pencak silat (17 atlet), tenis lapangan (4 atlet).

Lalu tenis meja (5 atlet), bulu tangkis (12 atlet), bola basket putra (14 atlet). wushu (29 atlet), balap sepeda (10 atlet), taekwondo (18 atlet), judo (2 atlet), sepak takraw putra (7 atlet) sepak takraw putri (7 atlet), karate (29 atlet), senam (16 atlet), voli pasir (6 atlet), panahan (10 atlet), dan panjat tebing (7 atlet).

Adapun dari POPDA 2026 ini kontingen Kabupaten Temanggung menargetkan 71 medali, yakni 18 emas, 27 perak, dan 26 perunggu. 

"Jaga sportivitas, jaga kesehatan, kalian duta terbaik harumkan nama Temanggung, tahun ini akan kita jadikan evaluasi apabila memang peringkatnya naik, perolehan medali naik pastinya tahun depan kita akan berfikir lebih keras lagi untuk bisa memfasilitasi atlet. Perjuangan ini harus kita hargai, tapi mohon maaf, karena keterbatasan APBD kita tidak bisa maksimal baik di persiapan, pelaksanaan, maupun tali asih. Yang 75 anak dan 18 nanti dipantau temui Pak Djoko (Kandindikpora) berembug, ning nggih ora sak pole, sak kuate, (tetapi ya tidak bisa dipenuhi semua, semampunya_red)," lanjutnya.  

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyo menuturkan, bahwa memang antusiasme anak-anak untuk mengikuti POPDA sangat tinggi. Namun sayang di satu sisi, kondisi keuangan daerah tidak mampu mensuport seluruhnya. 

Mengetahui hal tersebut Bupati Agus kemudian mengambil kebijakan untuk memberikan fasilitasi kepada seluruh kontingen. Usai acara seremonial di Pendopo Pengayoman lalu seluruh ketua pansel, dan atlet mandiri dikumpulkan untuk membahas langkah mobilisasi agar seluruhnya bisa bertanding di Semarang. 

"Kami hanya bisa mensuport 144 atlet, sedangkan yang 75 dan 18 atlet belum bisa kami support. Atas arahan dari Bapak Bupati melihat semangat, antusiasme, hari ini kita harus terus berjuang untuk meraih prestasi, maka atlet harus disuport semua tidak boleh menggunakan akomodasi sendiri. Maturnuwun atas suportnya Pak Bupati," punkasnya. (Ary;Istw;Ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook