Ket [Foto]:
UMKM Sokong Nilai Investasi di Temanggung Sebanyak 48 Persen
Temanggung - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei menyebutkan, nilai investasi dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Temanggung mencapai 48 persen dari total capaian investasi Rp 2,1 triliun tahun 2025.
"Menarik, dari total investasi Rp 2,1 triliun di tahun 2025, ternyata disokong oleh teman-teman UMKM sebanyak 48 persen," katanya di Temanggung, Selasa (20/1/2026).
Ia menyampaikan, hal ini berbeda dengan kabupaten atau kota, seperti Semarang, Solo, Tegal dan Brebes yang banyak disokong oleh industri besar yang hampir 80-90 persen.
"Di Kabupaten Temanggung itu bagus, berarti pertumbuhan ekonomi di tingkat mikro dan kecil itu baik, jadi imbang ini. Jadi kabupaten/kota yang lain banyak disokong atau mendapatkan investasi itu dari perusahaan besar, lebih dari 75 persen, kalau Temanggung tidak, 48 persen dan 52 persen hampir imbang," lanjutnya.
Ia melanjutkan, di tahun 2025 salah satu indikator tersebut menjadikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Temanggung menjadi MPP Prima Nasional. MPP itu ada empat kategori , yakni tidak layak, layak, baik, prima.
Di tingkat nasional, katanya, hanya enam yang prima dan salah satunya diraih Kabupaten Temanggung.
"Pada 29 Desember 2025 Pemkab Temanggung mendapatkan predikat pelayanan prima dari Kemenpan RB, jadi terkait investasi di tahun 2025 sudah tercapai, banyak didukung oleh 48 persen UMKM," tandasnya. (Fir;Nin;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook