Ket [Foto]:
Gandeng Patriot and Friends Indonesia; Kejari Temanggung Wujudkan Rumah Layak Huni
Temanggung - Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung, Jawa Tengah menggandeng pegiat sosial Patriot and Friends Indonesia mewujudkan rumah layak huni bagi warga kurang mampu.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Temanggung, Arifin Arsyad mengatakan, dengan hunian yang aman dan sehat ini, kedepan dapat meningkatkan kesejahteraan, sekaligus kualitas hidup para penerima manfaat.
"Hari ini, kami menyerahkan dua rumah yang telah selesai dibangun, yakni kepada Ibu Marsih dan Kirni warga Dusun Kemiri, Desa Getas, Kecamatan Kaloran," katanya, Selasa (20/1/2026).
Ia menyampaikan, program ini merupakan bentuk kepedulian dalam membantu warga kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman.
"Saya harapkan, ini kegiatan akan membawa manfaat bagi masyarakat yang rumahnya kurang layak huni, menjadi layak huni, sehingga ini tentunya berpengaruh juga ke peningkatan kesejahteraan para penerima manfaat," tandasnya.
Di sisi lain, menurut Kajari, bantuan rumah ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga mempererat sinergi antar lembaga dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
"Kedepan, agar Pemda setempat bisa mengalokasikan dana dari APBD untuk perbaikan, maupun pembangunan rumah layak huni di wilayah ini," harapnya.
Sementara pegiat sosial dari Patriot and Friends Indonesia, Mardy Song mengatakan, dana pembangunan rumah layak huni ini merupakan hasil donatur dari perorangan, maupun lembaga, seperti Polri, Kejaksaan dan TNI.
"Jadi, ini yang di Temanggung sudah yang ke-11 rumah layak huni kita bangun, kemudian seputaran Jateng-DIY ada 50 rumah, kemudian program ini akan terus kita lanjutkan, karena sekali lagi, tujuan kami yang dipercayakan menjadi leadership untuk kegiatan sosial, baik bedah rumah, jembatan, orang jompo, orang sakit kanker dan permasalahn sosial lain," jelasnya.
Guna mempermudah akses mobilitas masyarakat, di tahun 2026 ini akan dibangun sebuah jembatan penghubung dua desa, yakni Desa Getas dan Kalimanggis di Kecamatan Kaloran.
"Pembangunan jembatan ini sangat penting sekali, karena selama ini warga harus memutar sejauh 11 kilometer untuk mengakses antara desa, mengakses pendidikan, kesehatan, maupun ke pusat kota," pungkasnya. (Fir;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook