
Ket [Foto]:
Bupati Agus Setyawan Ajak Kades Kolaborasi Tanggulangi Bencana
Temanggung - Bupati Agus Setyawan mengingatkan, sampai saat ini, cuaca di wilayah Kabupaten Temanggung masih cukup ekstrem, sehingga tetap ada ancaman bencana banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, semua pihak diminta tetap waspada, dan untuk penanggulangannya harus dilakukan bersama antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Hal itu disampaikan dalam paparan Musrenbang RKPD di Graha Bhumi Phala, Kamis (27/3/2025).
Agus Gondrong menyampaikan, melihat kondisi wilayah Temanggung yang berkontur pegunungan, kerap terjadi longsor di wilayah atas dan banjir di wilayah kota, maka perlu juga adanya pengadaan alat berat, dan untuk mengcover semuanya, bisa dianggarkan melalui biaya tanggap bencana. Biaya ini bisa dikolaborasikan dari Pemkab melalui APBD dan Pemdes melalui ADD.
"Seperti semalam terjadi banjir itu kalau tidak ada peran masyarakat juga tidak cepat selesai. Maka, teman-teman kepala desa, juga mohon mengalokasikan tanggap bencana dari ADD, kalau Silpa tidak apa-apa, Silpa dari bencana tidak mungkin jadi temuan Inspektorat. Saya tanggungjawab. Harapannya, antara Pemkab Temanggung melalui APBD dengan Pemerintah Desa melalui ADD bisa sinergi dalam penanganan bencana," ujarnya.
Biaya tanggap bencana itu, kata Agus, diharapkan bisa diwujudkan pada APBD 2026 nanti. Ia mencetuskan gagasan tersebut, setelah dalam beberapa pekan di wilayah Kabupaten Temanggung kerap terjadi bencana tanah longsor dan banjir. Agar penanganan cepat, maka para petugas, baik dari BPBD, maupun tim SAR harus dibantu dengan peralatan yang mumpuni berupa alat berat untuk mengeruk material longsor misalnya.
"Untuk mitigasi bencana, mohon ijin pimpinan dewan tetap harus ada pengadaan alat berat, karena saat ini hanya ada di DPU. Ketika terjadi longsor di Wonoboyo, atau Tretep, Gemawang, kita harus sowan dulu ke PU, jadi tidak bisa sigap, tidak bisa sat set. InshaAllah, di 2026 mohon bisa dianggarkan pembelian alat berat, walaupun tidak bisa sekali. Supaya nanti kalau ada biaya tanggap bencana juga petugas hadir tidak hanya orang saja," tandasnya. (Ary;Ekp)
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook