
Ket [Foto]:
Idul Fitri 1446 H, Bupati Agus Gondrong Jaga Tradisi Sungkeman Orang Tua
Temanggung – Bupati Agus Setyawan melaksanakan tradisi sungkeman saat momentum Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut ia lakukan usai menunaikan Salat Ied di Masjid Agung Darussalam, pada Senin (31/3/2025) pagi.
Pria yang akrab disapa Agus Gondrong itu, sungkeman terhadap sang ibu, Sri Suhartini di rumah dinasnya, Pendopo Pengayoman. Momen haru terlihat saat Agus dan sang ibu menitikkan air mata sebagai bentuk ketulusan saat mereka saling memaafkan.
Tradisi sungkeman dilanjutkan oleh sang istri, Panca Dewi terhadap suaminya, yang diikuti oleh keempat putera Bupati Agus Setyawan secara bergantian.
Menurut Agus, sungkeman merupakan sebuah tradisi adi luhung yang harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat di momentum Lebaran. Hal ini merupakan bentuk permohonan maaf anak terhadap orang tua, sekaligus sarana pengampunan seluruh dosa.
“Tradisi sungkeman ini adalah cara saya meminta ampun terhadap orang tua, sekaligus memohon doa restu atas apa yang kita lakukan. Tanpa mereka, kita bukan siapa-siapa. Dengan doa dan restu mereka, InsyaAllah langkah kita di dunia dan akhirat akan ditaburi berkah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tak hanya saat perayaan Hari Raya Idul Fitri saja, tradisi sungkeman juga kerap ia gelar saat memohon doa restu dan ungkapan rasa syukur di berbagai momentum lain.
“Seperti sebelum pelantikan sebagai Bupati lalu, saya juga sungkem sama ibu. Semoga berkat doa restu beliau, langkah saya selalu dalam lindungan Allah,” tukasnya. (Ifn;Istw;Ekp)
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook