
Ket [Foto]:
Prediksi Musim Kemarau di Jawa Tengah Tahun 2025
?Temanggung - Stasiun Klimatologi Jawa Tengah sebagai Unit Pelaksana Teknis BMKG di Provinsi Jawa Tengah setiap tahun menerbitkan buku prediksi musim hujan dan prediksi musim kemarau di daerah Provinsi Jawa Tengah.
?Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Tengah
?Goeroeh Djiptanto, Sabtu (29/3/2025) mengatakan, buku prediksi musim hujan diterbitkan setiap bulan September dan prediksi musim kemarau setiap bulan Maret.
?Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, serta memperhatikan perkembangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer regional, maupun global yang sedang berlangsung, serta kecenderungannya yang dapat mempengaruhi kondisi iklim di Jawa Tengah, dengan ini disampaikan :
?1. Pada bulan Maret 2025, kondisi suhu permukaan laut di Pasifik Tengah Ekuator (Nino3.4 region) masih menunjukkan kondisi Netral dengan indeks +0.31.
BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi ENSO Netral akan berlanjut hingga semester kedua tahun 2025. IOD (Indian Ocean Dipole) menunjukkan kondisi Netral dan diprediksi bertahan hingga semester dua tahun 2025.
?Anomali suhu permukaan laut perairan Indonesia periode April hingga September 2025 diprediksi didominasi oleh normal hingga anomaly positif (lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. Monsun Australia diprediksi aktif dan meluas pada Juli hingga Agustus 2025 dengan intensitas yang lebih kuat dibandingkan dengan normalnya.
?2. Awal Musim Kemarau Tahun 2025 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprediksi terjadi pada bulan Mei 2025, paling awal terjadi pada bulan April.
?Dasarian I (awal April 2025) yang meliputi: Kepulauan Karimunjawa. Sedangkan paling akhir pada bulan Juni Dasarian III (Akhir Juni 2025) meliputi: sebagian wilayah selatan Kab. Cilacap; sebagian wilayah tengah Kab. Banyumas dan Wonosobo; sebagian kecil Kab. Banjarnegara; sebagian kecil wilayah Kab. Purbalingga bagian barat, dan Kebumen bagian utara. Jika dibandingkan dengan normalnya umumnya sama. Untuk sifat hujannya umumnya Atas Normal. Sedangkan untuk puncak musim umumnya di bulan Agustus 2025.
?3. Durasi/ Panjang Periode Musim Kemarau Tahun 2025 umumnya 13 - 15 dasarian (± 4 – 5 bulan), dengan durasi maksimal 19–21 dasarian (± 6-7 bulan) yang meliputi wilayah: Sebagian besar Kab. Demak, Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang; sebagian Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Kota Pemalang, Kendal, Kota Semarang, dan Blora. Dibandingkan dengan Klimatologisnya, maka Panjang Musim Kemarau 2025 umumnya sama dan lebih pendek satu–tiga dasarian.
?4. Memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau diimbau kepada masyarakat untuk Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, seperti petir, angin kencang, puting beliung, serta hujan lebat dengan waktu singkat yang berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi lainnya. Masyarakat diimbau tetap waspada dan antisipatif terhadap dampaknya.
?Info lengkap mengenai buletin Informasi Prakiraan Musim Kemarau 2025 Provinsi Jawa Tengah bisa diunduh pada https://link.bmkg.go.id/buletinmusim2025. (Fir;Ekp)
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook